Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Bel Pintu

September 6, 2019 | Sejenak Eling

Kisah Nasreddin Hoja

Masa Kecil Nasreddin

Nasreddin tinggal di kampungnya sejak dari lahir. Pada waktu masih kecil, seperti juga anak-anak pada umumnya, dia suka sekali bermain. Kadang dia bersikap manis, kadang juga nakal, dan kadang suka melakukan hal yang aneh-aneh.

Suatu hari, ketika dia sedang berjalan-jalan di kampungnya, dia melihat sebuah rumah besar dengan bel diatas pintunya. Pada saat itu, tidak banyak rumah yang memiliki bel pintu. Tentu saja sebagai seorang anak, timbul rasa ingin tahunya, penasaran dia…
Nasreddin kemudian melewati pintu gerbang rumah besar itu, yang secara kebetulan tidak terkunci. Dia mendekati pintu itu dan melihat bahwa bel itu ada diatas kepalanya. Dia sangat ingin tahu, bagaimana suara bel itu.

“Ach, ach..”, dia berusaha menjangkau bel itu tetapi tentu saja tidak sampai karena dia terlalu pendek untuk bisa meraih bel pintu itu.

“Saya harus menemukan cara untuk membunyikan bel itu,” kata Nasreddin dalam hati. Penglihatannya mengarah ke sekeliling taman, siapa tahu ada tangga atau tongkat kayu yang dapat digunakan untuk membunyikan bel itu. Tetapi dia tidak menemukan apapun.
Dari kejauhan, seorang pria dewasa dengan badannya yang tinggi sedang berjalan mengarah ke rumah besar itu, Nasreddin melihat dia dan kemudian memanggilnya.

“Pak, dapatkah anda menolong saya?” tanya Nasreddin kepada orang itu.
“Apa yang dapat saya bantu?” tanya orang itu kemudian.

“Bisa kah anda membunyikan beli itu untuk saya? Saya nggak sampai.”

“OK.”

Orang itu lalu memencet bel itu.

“Bisa kah anda mengulanginya lagi?” tanya Nasreddin.
“Memangnya kenapa?”

“Pemilik rumah ini agak tuli, dia tidak akan mendengar kalau kita hanya membunyikan bel satu kali,” Nasreddin berusaha menjelaskan.

“Oh begitu, ok baiklah,” orang itu menjawab. Dia kemudian memencet bel sebanyak tiga kali.
Di dalam rumah, pemilik rumah itu merasa sangat terganggu, dia membuka pintu dengan wajah marah.

“Maaf pak, seorang anak kecil meminta tolong saya untuk membunyikan bel ini, nih anaknya berdiri disebelah saya,” orang itu berusaha menjelaskan.

“Apa? Saya tidak melihat ada seorang anak pun!”

Nasreddin sudah menghilang pergi.

Related For Bel Pintu