Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Dipilih Menjadi Sahabat

May 15, 2020 | Sejenak Eling

Dua orang taksidermist yaitu ahli pengisi kulit binatang dengan kapas sehingga tampak menjadi binatang yang hidup, berhenti di depan jendela tempat seekor burung hantu dipamerkan. Kedua orang ini segera mengkritik cara burung itu ditampilkan. “Matanya tidak alamiah, sayapnya pun tidak seimbang dengan kepalanya, bulunya tidak diatur dengan rapi, kakinya masih bisa dibuat lebih baik lagi,” kata mereka.

Ketika mereka selesai meluncurkan berbagi kritik itu, burung hantu tua itu memalingkan kepalanya… dan mengedipkan matanya kepada mereka….

***

Mengapa kita dipilih Allah sebagai sahabat?

Semua ini berdasarkan kesudian belas kasih Tuhan : Mengapa yang tidak ada, dipilih, diciptakan untuk hidup? Mengapa hidup dilengkapi sedemikian rupa, hingga orang mampu menjadi hamba Tuhan? Mengapa hamba yang tak berguna dipilih diangkat menjadi sahabat? Ini semua cuma-cuma, hanya karena cinta kasih-Nya! Kasih-Nya yang mendukung, hingga aku bisa berbuat, melakukan perintah-Nya. Kasih-Nya yang mengangkat hamba jadi sahabat, karena Ia memberitahu apa yang dibuat oleh tuannya dan lagi Ia memberitahukan segala sesuatu yang didengar dari Bapa-Nya : rahasia Allah dalam keluarga Tritunggal mahakudus. Memang mengingat ini semua, manusia harus menjadi sadar sedalam-dalamnya, bahwa manusia memilih Tuhan sebagai sahabat itu sesuatu tidak mungkin! Sama seperti mau menggantungkan peredaran matahari, dan bintang-bintang dari bumi, yang hanya berjalan dalam ketergantungan belaka. Hanya mengakui tempat kita yang sebenarnya, kita akan bergerak dan melaju menurut garis yang benar apa mestinya.

Allah adalah penguasa alam semesta, Dia yang berkuasa dan mengatur segalanya. Kita adalah hamba-Nya yang dijadikan serupa dengan Dia, dan ditinggikan sebagai sahabat-Nya, karena cinta Tuhan kepada kita.

Renungan Harian lainnya dapat dibaca di Sejenak Eling

Related For Dipilih Menjadi Sahabat