Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Kebohongan Besar

September 27, 2019 | Sejenak Eling

Nasreddin tinggal di desa yang tenang dan damai. Di desa itu dia mempunyai banyak tetangga.
Ada yang miskin, ada yang ekonominya sedang dan ada juga yang kaya. Diantara tetangganya itu, ada salah satu tetangganya yang sangat kaya, tetapi orang itu tidak pernah mau bergaul dan jarang ngobrol dengan para tetangganya. Pada waktu tertentu, orang kaya itu sering mengundang orang datang ke rumahnya, tetapi yang diundang hanyalah orang-orang kaya saja, dimana tak satupun dari tamu itu yang dikenal oleh para tetangga Nasreddin.
Maka menjadi kejutan besar ketika pada suatu ketika, Nasreddin diundang oleh orang kaya itu.

Di hari dimana Nasreddin diundang ke rumah orang kaya raya itu, dia menyiapkan dirinya dengan sebaik-baiknya. Dia memakai pakaian terbaik yang dimilikinya dan berpenampilan serapi mungkin. Dia begitu bahagia saat dia mulai berjalan menuju ke rumah orang kaya tersebut.

“Saya sangat amat beruntung,” katanya dalam hati dengan wajah ceria.

Akhirnya Nasreddin sampai di rumah orang kaya itu dan mulai mengetuk pintu rumahnya. Sementara dia menunggu seseorang untuk membukakan pintu, dia melihat-lihat sekeliling.
Saat itu, dia melihat bahwa rumah itu sangat besar dan mempunyai banyak sekali jendela.

“Permisi pak, …… maaf ayah saya sedang tidak ada di rumah,” seseorang berkata.
Rupanya yang membukakan pintu adalah anak laki-laki orang kaya raya tersebut.

Akan tetapi, Nasreddin sudah terlanjur melihat ayah anak itu berdiri dibalik jendela; sedang mengintip.
Nasreddin sangat kecewa bahwa dia diundang hanya untuk ditolak dengan cara seperti ini, sebuah kebohongan besar !!!

“Nak, dengarkan saya! Katakan pada bapakmu ya; kalau setiap bapakmu pergi jangan lupa bawa kepalanya, masa kepalanya ditinggalkan diatas jendela…?? Jelas ya,” jawab Nasreddin.

Related For Kebohongan Besar