Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Manusia untuk Hari Sabat

June 3, 2020 | Sejenak Eling

Kitab Keluaran berbunyi bahwa kerja dilarang pada hari Sabat. Orang Yahudi bertanya : kerja itu apa? Lalu merumuskannya di bawah 39 judul. Masing-masing judul masih dibagi lagi. Ribuan perintah dan peraturan muncul. Inilah yang disebut hukum dari mulut ke mulut…

Misalnya, salah satu pekerjaan yang dilarang adalah membawa beban. Orang-orang yang menganut legalisme merumuskan beban sebagai berikut :
– makanan yang sama beratnya dengan buah ara kering,
– anggur yang cukup untuk campuran dalam satu gelas minum,
– susu yang cukup untuk satu tegukan,
– minyak yang cukup untuk mengurapi anak kecil,
– air yang cukup untuk membasahi mata,
– kertas yang cukup untuk menulis pengumuman,
– tinta yang cukup untuk menulis dua huruf,
– buluh yang cukup untuk menulis…” dan seterusnya.

Bila seorang penjahit menyelipkan peniti atau jarum di jubahnya pada hari Sabat maka ia melanggar hukum dan berdosa, memungut batu yang cukup besar untuk melempar seekor burung juga merupakan dosa pada hari Sabat.

***

Bagi orang Israel terutama orang-orang Farisi, kebaikan dikaitkan dengan berbagai perintah dan peraturan. Ada ratusan aturan Taurat Musa, jadi dapat dibayangkan berapa banyak kemungkinan asumsi dari aturan-aturan itu. Jika aturan-aturan itu dirumuskan, berapa banyak ya? Dalam prakteknya manusia sangat mementingkan ketaatan atas peraturan itu, yang maknanya bisa berbeda satu pendapat dengan pendapat yang lain.

Kehadiran Yesus ke dunia menyerderhanakan semua aturan-aturan yang kaku itu. Yesus menyederhanakannya menjadi satu hukum yang utama, yaitu Cinta Kasih.

Renungan Harian lainnya dapat dibaca di Sejenak Eling

Related For Manusia untuk Hari Sabat