Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Relasi Yang Intim Dengan Kristus

May 3, 2020 | Sejenak Eling

Seorang mahasiswa dari sebuah universitas keguruan datang berpraktek mengajar di sebuah sekolah pedalaman. Dalam waktu dua minggu, dia sudah mengingat semua nama panggilan dari murid-muridnya.

Dia memanggil mereka; Peter dan Agnes, John dan Sara, seperti memanggil sahabat-sahabatnya.

Setelah dua bulan, dia harus kembali ke universitasnya, dan dua tahun kemudian dia datang lagi ke sekolah itu. Dengan cepat semua bekas murid berkumpul di sekitarnya dan ingin mengetahui jika dia masih mengingat nama-nama mereka. Maka kemudian dia menunjuk mereka satu demi satu dan dengan tepat menyebutkan nama mereka. Mereka semua senang sekali, dia belum melupakan mereka… kecuali satu orang yang namanya tidak bisa diingatnya.

Dengan rasa malu murid itu berlari dan menangis. Dia sangat malu.

Nama itu penting.

***

Waktu Kristus mengangkat Petrus untuk mengambil alih tugas-Nya, ia lebih dulu menanyakan cinta Petrus kepada diri Kristus. Atas dasar pengujian cinta itu Yesus menyerahkan domba-domba-Nya. Dalam pandangan Yesus tugas penggembalaan itu harus didasarkan pada cinta, seperti cinta Kristus sendiri pada domba-domba-Nya, sampai mengorbankan hidup-Nya bagi mereka.

Kristus sebagai gembala menunjukkan sifat-sifat pengertian, kasih sayang, dan pengampunan. Kalau Ia menyamakan diri dengan gembala yang baik yang mengenal domba-dombanya, memanggil mereka dengan “namanya”, membawa mereka kepada padang rumput hijau, air yang tenang dan menjauhkan domba dari bahaya. Itu sebuah bentuk “relasi” yang sangat dekat, intim dan mesra.

Kita sebagai orang Kristen patut bersyukur, sebab relasi kita dengan Yesus membuat kita sungguh-sungguh mengenal Bapa. Allah bukan lagi sesuatu yang misterius dan sulit untuk dikenali. Di dalam Yesus itu kita akhirnya mengenal Allah sebagai kasih, dalam Dia ada pengorbanan, pengampunan, penebusan dan keselamatan.

Mari kita menjalin dan menjaga relasi intim kita dengan Kristus, jangan sampai kita terlupakan.

Renungan Harian lainnya dapat dibaca di Sejenak Eling

Related For Relasi Yang Intim Dengan Kristus