Renungan Harian Katolik Jumat 2 Juni 2023

  • miki katolik
  • May 25, 2024

Renungan Harian Katolik Jumat 2 Juni 2023

infokatolik.id – Renungan Harian Katolik 2 Juni 2023

Berikut ini renungan harian katolik yang kami kutip dari channel inspirasikuD1ANTARA

Bacaan Pertama 2 Juni 2023

Sirakh 44:1.9-12

Kami hendak memuji orang-orang termasyhur, para leluhur kita, menurut urut-urutannya. Di antara mereka ada yang tidak diingat lagi, yang lenyap seolah-olah tidak pernah ada.

Mereka itu seolah-olah tidak pernah dilahirkan, dan demikian pula nasib anak-anak mereka sesudahnya. Tetapi yang lain adalah orang kesayangan, yang kebajikannya tidak sampai terlupa.

Semuanya tetap tinggal pada keturunannya sebagai warisan baik yang berasal dari mereka. Keturunannya tetap setia kepada perjanjian-perjanjian, dan anak-anak mereka pun demikian pula keadaannya.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan 2 Juni 2023

Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b

Ref. Tuhan berkenan kepada umat-Nya.

  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacita atas Pencipta-Nya biarlah Sion bersorak sorai atas raja mereka.
  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.
  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka. Itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

Bait Pengantar Injil – Yohanes 15:16

Ref. Alleluya.

Aku telah memilih kalian dari dunia, agar kalian pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.

Bacaan Injil 2 Juni 2023

Markus 11:11-26

Pada waktu Yesus tiba di Yerusalem, Ia masuk ke Bait Allah, dan meninjau semuanya. Tetapi karena hari sudah hampir malam, Ia keluar ke Betania bersama kedua belas murid-Nya.

Keesokan harinya, sesudah mereka itu meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu.

Tetapi waktu tiba di situ Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka Yesus berkata kepada pohon itu, “Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” Ucapan itu terdengar pula oleh para murid.

Maka Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yerusalem. Sesudah masuk ke Bait Allah, mulailah Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak mengizinkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.

Lalu Ia mengajar mereka, “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kalian ini telah menjadikannya sarang penyamun!” Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu.

Maka mereka berusaha untuk membinasakan Yesus. Tetapi mereka takut kepada-Nya, sebab mereka melihat orang banyak takjub akan pengajaran-Nya. Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.

Pagi-pagi Yesus dan murid-murid-Nya lewat, dan melihat bahwa pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu berkata kepada Yesus, “Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering.”

Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah! Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa berkata kepada gunung itu, “Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut”, maka hal itu akan terjadi, asal ia tidak bimbang hati, tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi.

Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang kalian minta dan kalian doakan, akan diberikan kepadamu, asal kalian percaya bahwa kalian akan menerimanya.

Dan jika kalian berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di surga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” Tetapi jika kalian tidak mengampuni, maka Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik 2 Juni 2023

Mengapa Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berdaya dan tidak bersalah? Karena tidak berbuah. Apa tanggung jawab kita sebagai pengikut Yesus? Kita tidak boleh menjadi pengikut yang mandul. Sebaliknya, kita harus menjadi pengikut Yesus yang menghasilkan buah.

Artinya kita harus membagikan iman kita agar kita tidak menjadi pohon ara yang tidak berbuah. Sudahkah Anda membagikan iman Anda kepada Yesus? Jika ya, Anda sudah menjadi pengikut Tuhan yang berbuah.

Kutukan pohon ara adalah pertunjukan simbolis dari kuasa Yesus yang sayangnya tidak dipahami dengan baik oleh para pengikut-Nya. Itu adalah pesan diam bagi mereka bahwa mereka harus menjadi pengikut yang produktif dan bukan hanya pengikut nama.

Menjadi pengikut Yesus yang produktif atau menghasilkan buah berarti terlibat dalam pelayanan penginjilan Yesus. Pernahkah Anda mencoba menginjili seseorang? Katakanlah misalnya anggota keluarga dekat Anda, teman atau tetangga?

Apakah Anda pengikut Yesus yang produktif atau pengikut nama saja?

Doa Penutup

Allah Bapa Maharahim, melalui mereka yang mendahului kami, kami telah menerima sabda-Mu. Semoga Engkau berkenan memperkembangkan iman umat-Mu, sehingga sungguh berakar dan menghasilkan buah.

Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Demikianlah Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik Jumat 2 Juni 2023 dari infokatolik.id, Tuhan Yesus memberkati katong samua.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *