Info dan Renungan Harian Katolik

Renungan Harian dan Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Minggu, 12 September 2021

September 10, 2021 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Minggu, 12 September 2021

 

Renungan harian katolik untuk hari  ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita

Renungan Harian Katolik Minggu, 12 September 2021

Bacaan Pertama     Yesaya Bab 50 : ayat 5 –  ayat 9a

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari KItab Yesaya :

Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu. Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku berperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Sesungguhnya, Tuhan ALLAH menolong aku; siapakah yang berani menyatakan aku bersalah? Sesungguhnya, mereka semua akan memburuk seperti pakaian yang sudah usang; ngengat akan memakan mereka.

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan     Mazmur  116:1-2.3-4.5-6.8-9

Aku boleh berjalan di hadapan Tuhan, di negeri orang-orang hidup.

  • Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku.
    Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.
  • Tali-tali maut telah meliliti aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku, aku mengalami kesesakan dan kedukaan.
    Tetapi aku menyerukan nama TUHAN: “Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!”
  • TUHAN adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang.
    TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.
  • Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.
    Aku boleh berjalan di hadapan TUHAN, di negeri orang-orang hidup.

 

Bait Pengantar Injil    Galatia Bab 6 : ayat 14

Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagi ku dan aku bagi dunia.

 

Bacaan Injil             Markus Bab 8 : ayat 27 – ayat 35

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus :

Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Kata orang, siapakah Aku ini?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.” Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia. Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia. Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Harian Katolik Singkat

Tidak jarang kita sering memprioritaskan apa yang kita inginkan. Kehendak Tuhan yang seharusnya terjadi atas kita malah kita nomor duakan atau kita buang jauh-jauh. Seringkali kita merasa apa yang kita pikir baik bagi kita, juga baik untuk Allah. Kita seolah-olah yang memiliki kontrol Allah.

Kita dalam menjadi orang kristen tidaklah mudah. Kita harus mengikuti dan mendalami Yesus sebagai Guru Ilahi kita. Kita harus rela menderita, menyangkal diri dan memikul salib. Jika kita hanya ingin bersenang-senang di dunia, yakinlah kita akan mempunyai hidup tanpa makna.

 

Doa Renungan Harian Katolik

Ya Bapa, bantulah kami agar mampu mematahkan ego yang kami miliki, agar kami mampu melakukan apa Tuhan kehendaki atas diri kami. Amin

 

Demikianlah renungan harian katolik hari ini.  Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini  kumpulan doa 

 

Related For Renungan Harian Katolik Minggu, 12 September 2021