Info dan Renungan Harian Katolik

Renungan Harian dan Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Minggu, 18 Juli 2021

July 14, 2021 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Minggu, 18 Juli 2021

 

Renungan harian katolik untuk hari  ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita

Renungan Harian Katolik Minggu, 18 Juli 2021

Bacaan Pertama      Yeremia Bab 23 : ayat 1 – ayat 6

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari Kitab Yeremia :

“Celakalah para gembala yang membiarkan kambing domba gembalaan-Ku hilang dan terserak!” ?demikianlah firman TUHAN. Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah Israel, terhadap para gembala yang menggembalakan bangsaku: “Kamu telah membiarkan kambing domba-Ku terserak dan tercerai-berai, dan kamu tidak menjaganya. Maka ketahuilah, Aku akan membalaskan kepadamu perbuatan-perbuatanmu yang jahat, demikianlah firman TUHAN. Dan Aku sendiri akan mengumpulkan sisa-sisa kambing domba-Ku dari segala negeri ke mana Aku menceraiberaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke padang mereka: mereka akan berkembang biak dan bertambah banyak. Aku akan mengangkat atas mereka gembala-gembala yang akan menggembalakan mereka, sehingga mereka tidak takut lagi, tidak terkejut dan tidak hilang seekorpun, demikianlah firman TUHAN. Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN?keadilan kita.

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan     Mazmur 23:1-3a.3b-4.5.6

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan

  • TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
  • Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
  • Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
  • Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

Bacaan Kedua      Efesus Bab 2 : ayat 13 – ayat 18

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat”, karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.

Demikianlah sabda Tuhan.

 

Bait Pengantar Injil          Yohanes Bab 10 : ayat 27

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku

 

Bacaan Injil              Markus Bab 6 : ayat 30 – ayat 34

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus :

Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat. Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Harian Katolik Singkat

Kita pasti pernah tersesat. Tersesat alamat mungkin lebih mudah mencari solusinya. Namun, bagaimana jika seandainya tersesat taraf hidup dan kehilangan pegangan?

Dalam bacaan pertama digambarkan bahwa para gembala membiarkan kambing domba nya hilang dan tercerai-berai sehingga Tuhan bersedih atas situasi yang terjadi.
Dan dalam bacaan Injil pun digambarkan Bagaimana banyak orang berduyun-duyun mencari Yesus sehingga tergeraklah hati Yesus melihat usaha orang banyak yang mencari dan mengikuti Yesus. Menganggap mereka seperti domba domba yang berjalan tanpa seorang gembala. Mungkin di antara kita pernah hilang tersesat dan melupakan Tuhan karena berbagai kesibukan dan kesulitan lainnya. Kita meninggalkan Tuhan karena ada yang lebih menarik dari Tuhan. Dan ketika kita sedang hilang arah dan kita tidak tahu harus berbuat apa, datanglah kepada Tuhan karena Tuhan adalah Google Map sejati. Tuhanlah yang akan membantu menerangi kembali perjalanan hidup kita. Dan bersama dengan dia kita akan dipandu menemukan jalan yang tepat.

 

Doa Renungan Harian Katolik

Tuhan Yesus, tuntunlah Kami selalu di setiap arah hidup kami, kami percaya Karena engkaulah Google Maps sejati kami.

 

Demikianlah renungan harian katolik hari ini.  Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini  kumpulan doa 

Related For Renungan Harian Katolik Minggu, 18 Juli 2021