Info dan Renungan Harian Katolik

Renungan Harian dan Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Rabu, 31 Maret 2021

March 28, 2021 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Rabu, 31 Maret 2021

 

Renungan harian katolik untuk hari  ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita

Renungan Harian Katolik Rabu, 31 Maret 2021

Bacaan Pertama      Yesaya Bab 50 : ayat 4 – ayat 9

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari Kitab Yesaya :

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu. Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku berperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Sesungguhnya, Tuhan ALLAH menolong aku; siapakah yang berani menyatakan aku bersalah? Sesungguhnya, mereka semua akan memburuk seperti pakaian yang sudah usang; ngengat akan memakan mereka.

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan      Mazmur 69:8-10.21-22.31.33-34

Demi kasih setia-Mu yang besar, ya Tuhan, jawablah aku pada waktu Engkau berkenan.

  • Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku.
    Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, orang asing bagi anak-anak ibuku;
    sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.
  • Cela itu telah mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia, menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
    Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.
  • Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;
    Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!
    Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.

 

Bait Pengantar Injil

Salam, ya Raja kami, hanya Engkaulah yang mengasihani kesehatan-kesehatan.

 

Bacaan Injil              Matius Bab 26 : ayat 14 – ayat 25

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius :

Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: “Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Jawab Yesus: “Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku.” Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah. Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu. Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: “Bukan aku, ya Tuhan?” Ia menjawab: “Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku. Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.” Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya: “Engkau telah mengatakannya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Harian Katolik Singkat

Sudah 1 tahun lebih, manusia hidup dalam ketakutan dan kesedihan karena pandemi covid-19. Banyak orang mengalami kesedihan karena menyaksikan orang terdekatnya menderita virus Corona bahkan hingga meninggal dunia.

Bacaan Injil hari ini pun menggambarkan kesedihan Yesus yang sangat mendalam karena muridnya, yaitu Yudas Iskariot yang terpapar virus cinta uang atau Mamon. Jenis virus ini tidak mengganggu fungsi pernapasan, mengganggu pembekuan hati yang menyebabkan penderitanya kehilangan rasa kemanusiaan. Hanya karena uang Yudas Iskariot mengkhianati Yesus.

Tetapi karena kasih Yesus kepada-nya yang tidak kunjung putus. Pada saat perjamuan malam terakhir, Yesus telah mengingatkan untuk meninggalkan kegelapan itu, namun Yudas Iskariot tidak lagi mendengarkan suara Gurunya itu. Iya bertindak mengikuti hawa nafsunya yang tidak teratur karena 30 keping uang perak. Apakah kita sering bertindak seperti Yudas Iskariot?

 

Doa Renungan Harian Katolik

Tuhan, ampunilah kami yang tidak setia kepada-Mu. Kami seringkali mengkhianati-Mu dan mengabaikan cinta serta kehadiran-Mu karena cinta diri kami yang tidak teratur. Ampunilah kami Ya Tuhan. Amin.

 

Demikianlah renungan harian katolik hari ini.  Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini  kumpulan doa 

 

Related For Renungan Harian Katolik Rabu, 31 Maret 2021