Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Selasa, 20 April 2021

April 17, 2021 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Selasa, 20 April 2021

 

Renungan harian katolik untuk hari  ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita

Renungan Harian Katolik Selasa, 20 April 2021

Bacaan Pertama      Kisah Para Rasul Bab 7 : ayat 51 – Bab 8 : ayat 1a

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari Kisah Para Rasul :

Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu. Siapakah dari nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh. Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya.” Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.” Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan      Mazmur 31:3cd-4.6ab.7b.8a.17.21ab

Ke dalam tangan-Mu, Tuhan, kuserahkan nyawaku.

  • Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
    Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.
  • Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.
  • Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,
  • dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh, tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang.
  • TUHAN, janganlah membiarkan aku mendapat malu, sebab aku berseru kepada-Mu; biarlah orang-orang fasik mendapat malu dan turun ke dunia orang mati dan bungkam.
  • Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!

 

Bait Pengantar Injil       Yohanes Bab 6 : ayat 35

Akulah roti hidup, sabda Tuhan; barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi.

 

Bacaan Injil              Yohanes Bab 6 : ayat 30 – ayat 35

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes :

Maka kata mereka kepada-Nya: “Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.” Maka kata mereka kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.” Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Harian Katolik Singkat

Dalam bacaan pertama tertulis orang-orang yang keras kepala, orang-orang itu adalah Imam Besar, para panatua dan para Ahli Taurat, orang-orang bebal yang tidak mengenal Yesus.

Nenek moyang kita banyak yang tidak mengenali Manna. Sama seperti orang bebal yang tidak mengenal Yesus. Tetapi ada juga yang seperti Musa orang yang taat dan percaya pada Allah, yaitu Stefanus. Stefanus adalah sosok yang patut kita teladani imannya. Karena imannya yang besar Ia pun tidak takut ketika diserbu dan dilempari dengan batu. Bahkan sebelum Stefanus mati, ia sempat berkata “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka.”. Sangat jarang orang yang seperti Stefanus, wala disakiti, ia juga tetap bebuat baik kepada orang. Sulit bagi kita untuk bersikap seperti Stefanus yang masih bisa berbaik hati kepada orang yang telah menyakitinya.

Berbeda dengan nenek moyang kita yang takut mati kelaparan, bahkan saat diberi Manna pun mereka tidak mengenali itu.

 

Doa Renungan Harian Katolik

Tuhan Yesus, kami ingin sungguh mengenali Engkau lebih dalam lagi, jika ada godaan berilah kami kekuatan agar kami mampu untuk terus bersama-Mu. Amin.

 

Demikianlah renungan harian katolik hari ini.  Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini  kumpulan doa 

 

Related For Renungan Harian Katolik Selasa, 20 April 2021