Info dan Renungan Harian Katolik

Renungan Harian dan Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Senin 10 Januari 2022

January 7, 2022 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Senin 10 Januari 2022

 

Renungan Harian Katolik Hari ini

Bacaan Pertama: 1 Samuel 1:1-8

Mazmur Tanggapan: Mzm 116:12-13.14.17.18-19

Bait Pengantar Injil: Markus 1:15

Bacaan Injil: Markus 1:14-20

 

Bacaan Pertama: 1 Samuel 1:1-8

“Hana sedih karena tidak mempunyai anak.”

Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim. Orang ini mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak. Orang itu dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada Tuhan semesta alam di Silo. Di sana yang menjadi imam Tuhan ialah kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas. Pada hari Elkana mempersembahkan korban, diberikannyalah kepada Penina, isterinya, dan kepada semua anaknya yang laki-laki dan perempuan masing-masing sebagian. Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab Tuhan telah menutup kandungannya. Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena Tuhan telah menutup kandungannya. Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun; setiap kali Hana pergi ke rumah Tuhan, Penina menyakiti hati Hana, sehingga ia menangis dan tidak mau makan. Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: “Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?”

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 116:12-13.14.17.18-19

Ref. Aku mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, ya Tuhan.

Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebaikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan dan akan menyerukan nama Tuhan.
Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya. Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu dan akan menyerukan nama Tuhan. 3. Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya di pelataran rumah Tuhan, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem.
Bait Pengantar Injil: Markus 1:15
Ref. Alleluya

Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Bacaan Injil: Markus 1:14-20

Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.”

Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik 

Yohanes adalah utusan Allah yang mendahului Yesus Kristus. Ia telah melakukan tugasnya melakukan pewartaan awal bagi Yesus sang Mesias. Kini Kita masuk dalam konsep ajaran Yesus: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” Kerajaan Allah dapat diartikan sebagai dimana setiap orang mengakui kuasa Allah untuk meraja dan memimpin hidupnya. Sedangkan bertobat merupakan perubahan pemikiran dan sikap. Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, orang harus mengubah pikirannya agar tidak sama lagi dengan orang-orang yang melawan Allah, dengan pola pikir yang salah. Sebaliknya, memiliki pola pikir yang baru, yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kerajaan Allah. Itulah sebabnya, saat pertama kali orang mau masuk ke dalam Kerajaan Allah, orang harus mengakui dosanya.

Perikop ini mengajarkan kita setidaknya 2 hal yang dapat kita dalami. Pertama, undangan Yesus kepada 4 orang nelayan ( Simon dan Andreas, Yakobus dan Yohanes) dan yang kedua adalah tanggapan dari orang-orang yang diundang itu.
Yesus mengatakan “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Para murid yang pertama tentunya telah melihat sesuatu tentang Yesus yang secara unik mendesak, sesuatu yang sepenuhnya dapat dipercaya, sehingga mereka pun berani mengambil risiko. Simon Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes memutuskan untuk mengikut Yesus tanpa sedikit pun rasa ragu, apalagi menetapkan syarat-syarat.

Mengikuti Yesus berarti bersama-sama dengan Dia, membangun Kerajaan Allah. Orientasi hidup kita mulai berubah, yang semua dari penjala ikan (mencari nafkah) menjadi penjala manusia untuk menghadirkan keselamatan di dalam hidupnya dalam Keraajaan Allah. Taat kepada kehendak Allah dan setia didalam-Nya adalah konsekuensi sebagai iman yang hidup.

Hal ini telah dicontohkan oleh Hana dalam kitab perjanjian lama. Hana adalah istri dari Elkana dan ibu dari Samuel sesuai catatan Kitab 1 Samuel. Elakana mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak. (lih. 1Sam 1:2). Hana mengalami penderitaan karena tidak mempunyai anak, dan ia menyerahkan semuanya dalam doa kepada Allah. Hana percaya bahwa segala penyelenggaraan Allah akan ada dalam hidupnya. Allah mengabulkan semua doanya, dikaruniakan kepadanya seorang anak laki-laki yang di berinama Samuel. Tanpa ragu Hana pun mempersembahkan anak yang dikasihinya itu kepada Tuhan.

Doa Renungan Harian Katolik
Allah Bapa Yang Mahamurah, Engkau senantiasa membuka hati umat-Mu untuk menerima kerajaan-Mu. Kami mohon, semoga kami menerima dan mengikuti panggilan Putra-Mu untuk mewujudkan kerajaan-Mu di tengah-tengah dunia. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Related For Renungan Harian Katolik Senin 10 Januari 2022