Info dan Renungan Harian Katolik

Renungan Harian dan Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Senin, 30 Agustus 2021

August 28, 2021 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Senin, 30 Agustus 2021

 

Renungan harian katolik untuk hari  ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita

Renungan Harian Katolik Senin, 29 Agustus 2021

Bacaan Pertama     1 Tesalonika Bab 4 : ayat 13 – ayat 17

Renungan harian katolik hari ini  Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus Kepada Jemaat di Tesalonika :

Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan     Mazmur  96:1.3-5.11-13

Tuhan akan datang menghakimi para bangsa dengan adil

  • Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
    Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.
  • Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
    Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
  • Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya,
    biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai
  • di hadapan Tuhan, sebab Ia datang. sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia datang menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetianNya.

 

Bait Pengantar Injil         Lukas Bab 4 : ayat 18

Roh Tuhan menyertai aku; Aku diutus Tuhan mewartakan kabar baik kepada orang-orang miskin

 

Bacaan Injil             Lukas Bab 4 : ayat 16 – ayat 30

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas :

Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” Maka berkatalah Ia kepada mereka: “Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!” Dan kata-Nya lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.” Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Harian Katolik Singkat

Sering diantara kita pasti mengucapkan perkataan adalah doa. Mungkin banyak yang tidak kita sadari ada beberapa perkataan yang menjadi doa dan kemudian terwujud dan ada juga yang tidak terwujud.

Namun bagaimana jika perkataan yang adalah doa itu kita ucapkan dengan kata-kata yang buruk? Bagaimanakah jika selanjutnya terjadi sesuatu hal yang buruk yang diakibatkan dari perkataan kita yang buruk itu?

Sebab itu kita diajak Untuk terus selalu memperkatakan hal yang baik sekalipun keadaan Kita Tidak Sedang baik-baik Saja. Kita memiliki Tuhan yang sangat baik. Tuhan adalah baik di setiap waktu. Kita harus mempercayai itu.

 

Doa Renungan Harian Katolik

Tuhan Yesus kami percaya bahwa engkau baik. Ajarilah kami untuk selalu bertingkah berkata dan berpikiran baik meskipun dunia tidak sedang baik-baik saja. Amin.

 

Demikianlah renungan harian katolik hari ini.  Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini  kumpulan doa 

 

Related For Renungan Harian Katolik Senin, 30 Agustus 2021