Santo Yustinus Martir

  • miki katolik
  • May 25, 2024

Santo Yustinus Martir

01 Juni

Tahukah kamu?

Pada sekitar tahun 100 lahir seorang Yustinus di Nablus, Samaria. Keluarganya berkebangsaan Yunani dan mendapat kesempatan memperoleh pendidikan yang baik sejak kecil. Yustinus tumbuh di lingkungan filsuf dan filosofi bangsanya. Selama sekolah, Ia banyak mempelajari literatur, filsafat, sejarah hingga retorik.

Suatu hari, Ia berjalan-jalan dan merenungkan tulisan seorang filsuf Yunani yaitu Plato. Saat itu, Ia bertemu seorang laki-laki tua dan mereka banyak berdiskusi serta laki-laki itu membagikan filsafat tentang Tuhan melalui para nabi oleh Yesus Kristus. Hal ini membuatnya tertarik untuk mempelajari tentang Tuhan dan berdoa untuk mendapatkan penjelasan dari pertanyaan dalam hatinya. Yustinus juga mempelajari Kitab Suci serta ajaran iman Kristen. Ia kemudian dipermandikan dan menjadi pembela kekristenan yang tersohor.

Akan tetapi, iman Yustinus akan kekristenan tumbuh disaat yang tidak tepat. Pada masa itu orang Kristen mengalami penganiayaan oleh penguasa. Dengan latar belakangnya seorang filsuf dan pembicara yang handal, dirinya menyampaikan ajaran iman untuk orang-orang. Yustinus mengadakan perjalanan ke berbagai negara untuk mewartakan imannya, sampai akhirnya ke Roma. Pada masa kekaisaran Antonius, Yustinus menyampaikan pesan bahawa umat Kristen tidaklah berbahaya bagi negara namun akan menguntungkan karena mereka diajarkan untuk menjadi pribadi yang taat dan baik.

Tahun 165 Marcus Aurellius yaitu anak angkat Kaisar Antonius, mengumumkan penganiayaan yang kejam bagi Gereja. Umat Kristiani dipaksa untuk menyangkal iman mereka dan mempersembahkan kurban ke para dewa bangsa Roma. Banyak jemaat dihadapkan kepada Rusticus, penguasa Roma namun mereka menolak untuk mempersembahkan kurban termasuk Yustinus. Yustinus menyatakan bahwa agama Kristen adalah ajaran paling benar.

Kematian Yustinus

Di Roma, Yustinus ditangkap dan bersama para martir lainnya dihadapankan ke depan penguasa Roma. Setelah banyak disesah, kepala mereka dipenggal. Peristiwa ini terjadi pada tahun 165. Yustinus dikenal sebagai seorang pembela iman terbesar pada zaman Gereja Purba. Yustinus merupakan apologis pertama yang mempersembahkan hidupnya untuk mengenalkan iman Kristiani dengan bahasa yang mudah dipahami dan terpelajar. Yustinus dibunuh sebagai martir tahun 166 dan pestanya diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Demikian kisah tentang Santo Yustinus Martir, kisah Santo Santa Gereja lainnya dapat dibaca di Orang Kudus. Terimakasih.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *