Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Tuhan adalah Seniman Terbesar

May 10, 2020 | Sejenak Eling

Mengubah keburukan menjadi kebaikan

Suatu kali seorang ibu memperlihatkan kepada Ruskin sebuah sapu tangan yang mahal yang telah ternoda satu tetes tinta.

“Sayang sekali, sapu tangan ini sekarang tidak berguna. Ia sudah ternoda,” gerutu ibu itu.

Tanpa banyak bicara, kemudian Ruskin meminta wanita itu agar meminjamkan sapu tangan itu kepadanya selama sehari. Keesokan harinya dia mengembalikannya tanpa sepatah kata pun, dan ibu itu sangat senang, melihat bahwa dengan memakai noda itu sebagai awal, artis Ruskin telah membuat berbagai hiasan secara mempesona di setiap sudut sapu tangan itu.

Sekarang, sapu tangan itu bernilai lebih dari harga sebelumnya.

***

Yesus mengatakan dalam (Yoh 14:12) “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu.” Betulkah kita percaya akan perkataan ini?

Pernyataan Yesus ini bukan hanya untuk para rasul, atau bapa-bapa Gereja, tetapi untuk setiap orang yang percaya kepada Kristus. Setiap orang yang percaya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan.

Masalahnya adalah ketika kita berpikir bahwa pekerjaan yang Yesus lakukan adalah mukjijat-mukjijat yang Dia lakukan, seperti mengubah air menjadi anggur, membuat mata orang yang buta sejak lahir melihat, memberi makan 5000 orang, berjalan di atas air, membangkitkan Lazarus, atau menenangkan badai, maka kita harus melakukan seperti itu juga? Oh, bukan seperti itu…. Kalau kita melihat sejarah, tidak ada orang Kristen, bahkan para rasul yang mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang seperti demikian. Mereka mengerjakan satu-dua hal yang Yesus lakukan, tetapi tidak ada pernah rasul yang meneduhkan badai, atau yang berjalan di atas air.

Jadi apa maksudnya ketika Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia lakukan?

Yang dimaksudkan Yesus waktu Dia mengatakan bahwa murid-murid-Nya akan melakukan pekerjaan yang lebih besar daripada yang Dia lakukan. Meskipun tidak semua dari kita dipakai menjadi penginjil besar, tetapi setiap dari kita dipanggil menjadi saksi Kristus di tengah dunia ini. Tuhan Yesus akan pergi dan mengirim Roh-Nya yang Kudus, Roh-Nya yang akan menguasai, memimpin semua orang yang percaya di dalam Kristus. Satu demi satu mereka akan pergi, melalui berbagai macam cara, melalui penganiayaan, pergi ke tempat-tempat yang jauh dan di manapun mereka berada, mereka menjadi saksi Tuhan dan memberitakan Injil.

Secara keseluruhan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya kepada Kristus menjadi jauh lebih besar daripada apa yang Yesus kerjakan saat di dalam dunia ini. Kita membaca di dalam Kisah Para Rasul, mereka yang tadinya di Yerusalem, kemudian dianiaya, dan lari ke perbagai tempat. Di manapun mereka berada mereka memberitakan Injil, dan orang-orang menjadi percaya melalui pemberitaan mereka.

Pemberitaan Injil juga dibantu oleh teknologi. Pada masa Pandemi Covid ini, di saat umat Allah tidak bisa hadir ke gedung gereja, tidak bisa berkumpul untuk membahas dan memperdalam pengetahuan Kitab Suci, maka kemajuan teknologi sangat membantu kita dalam penyebaran iman. Misa online atau live streaming, menjadi sarana untuk tetap menjaga iman kita. Kitab Suci dan berbagai buku terkait pengetahuan dan pendalaman iman, semua dapat dilihat dalam teknologi digital, semisal e-katolik. Manusia dapat terus berkarya untuk pengembangan iman dengan pendampingan Roh Kudus.

Noda yang tumpah berupa Covid 19, karena karya Allah yang luar biasa, semuanya bisa menjadi hasil karya yang indah. Tuhan memang sungguh artis terhebat.


Renungan Harian lainnya dapat dibaca di Sejenak Eling

Related For Tuhan adalah Seniman Terbesar