Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Renungan Harian Katolik Minggu, 20 Desember 2020

December 19, 2020 | Bacaan & Renungan

Renungan Harian Katolik Minggu, 20 Desember 2020

Renungan Harian Katolik Minggu, 20 Desember 2020

 

Bacaan Pertama        2 Samuel Bab 7 : ayat 1 – ayat 5. ayat 8b – ayat 12. ayat 14a – ayat 16

Pembacaan dari Kitab Kedua Samuel :

2Sam 7:1 Ketika raja telah menetap di rumahnya dan TUHAN telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling,

2Sam 7:2 berkatalah raja kepada nabi Natan: “Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda.”

2Sam 7:3 Lalu berkatalah Natan kepada raja: “Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab TUHAN menyertai engkau.”

2Sam 7:4 Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian:

2Sam 7:5 “Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?

2Sam 7:8 Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel.

2Sam 7:9 Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi.

2Sam 7:10 Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu,

2Sam 7:11 sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu.

2Sam 7:12 Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

2Sam 7:14 Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.

2Sam 7:16 Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

 

Mazmur Tanggapan      Mazmur 89:2-3.4-5.27.29

Aku hendak menyanyikan kasih setia-Mu, ya Tuhan.

  • Mzm 89:2 (89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Mzm 89:3 (89-4) Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

  • Mzm 89:4 (89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” Sela

Mzm 89:5 (89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

  • Mzm 89:27 (89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
  • Mzm 89:29 (89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

 

Bacaan Kedua       Roma Bab 16 : ayat 25 – ayat 27

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma :

Rm 16:25 Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, ?menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya,

Rm 16:26 tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman?

Rm 16:27 bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Demikianlah sabda Tuhan.

 

Bait Pengantar Injil       Lukas Bab 1 : ayat 38

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu.

 

Bacaan Injil                   Lukas Bab 1 : ayat 26 – ayat 38

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas :

Luk 1:26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,

Luk 1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Luk 1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Luk 1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Luk 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

Luk 1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Luk 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Luk 1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

Luk 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Luk 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Luk 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.

Luk 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Luk 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

 

Renungan Singkat

Bacaan Injil kali ini berbicara tentang Maria yang menghadapi kehendak Tuhan. Maria tidak mungkin menyangka hal itu akan terjadi. Ia bertanya-tanya dalam hati, dan timbul keraguan, sampai akhirnya Maria berserah diri dan pasrah pada kehendak Allah.

Tentunya kita pernah mengalami kehendak Tuhan yang tidak kita duga-duga. Ekspetasi kita sering berbeda dengan realitanya. Dalam proses kita diajak untuk belajar seperti Maria yang berserah kepada Tuhan. Kehendak Tuhan tentu saja memiliki maksud dan tujuan yang baik, tinggal bagaimana kita menyadarinya. Sebagai orang beriman kita dipanggil untuk berani berkata “YA” atas semua kehendak Tuhan. Iman yang sungguh kepda Tuhan akan menghantarkan kita pada keselamatan. Selain itu, ketaatan juga membuahkan hasil baik.

 

Doa

Ya Bapa, mampukanlah kami untuk taat dan setia pada setiap kehendak-Mu Amin

 

Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang ada di link berikut https://infokatolik.id/category/kumpulan-doa 

Related For Renungan Harian Katolik Minggu, 20 Desember 2020