- 1. Bacaan Pertama Keluaran Bab 2 : ayat 1 - ayat 15
- 2. Renungan harian katolik hari ini Pembacaan dari Kitab Keluaran :
- 3. Mazmur Tanggapan Mazmur 69:3.14.30-31.33-34
- 4. Bait Pengantar Injil Mazmur Bab 95 : ayat 8ab
- 5. Bacaan Injil Matius Bab 11 : ayat 20 - ayat 24
- 6. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius :
- 7. Renungan Harian Katolik Singkat
- 8. Doa Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa, 13 Juli 2021
Renungan harian katolik untuk hari ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita
Bacaan Pertama Keluaran Bab 2 : ayat 1 - ayat 15
Renungan harian katolik hari ini Pembacaan dari Kitab Keluaran :
Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf. Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: “Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita. Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan?jika terjadi peperangan?jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini.” Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses. Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada orang Israel itu. Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja, dan memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka itu.
Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: “Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah hidup.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan Mazmur 69:3.14.30-31.33-34
Hai orang-orang yang rendah hati, carilah Allah, maka hatimu akan hidup kembali
- Aku tenggelam ke rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan daku
- Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya Tuhan, aku memohon pada waktu ENgkau berkenan, Ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia.
- Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi Aku.
Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur; - lihatlah hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah
Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.
Bait Pengantar Injil Mazmur Bab 95 : ayat 8ab
Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah sabda Tuhan.
Bacaan Injil Matius Bab 11 : ayat 20 - ayat 24
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius :
Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Renungan Harian Katolik Singkat
Ketika kita mengalami suatu pengalaman hingga membuat kita terpesona atau jatuh hati, pasti yang dirasakan Adalah Sukacita dan bahagia. Tetapi, sebetulnya ada yang lebih penting lagi, yaitu bagaimana kita melihat sang pemberi keajaiban hingga membuat kita jatuh hati dan seringkali kita melewatkan hal ini.
Ironis. Mungkin itu merupakan satu kata yang menggambarkan tindakan Yesus dalam bacaan Injil hari ini, di mana Yesus mengecam kota Khorazim, Betsaida dan Kapernaum. Hal tersebut terjadi karena Yesus sudah banyak melakukan karya mukjizat di hadapan orang-orang di kota itu, namun mereka hanya terpesona dan tidak bertobat.
Hubungannya adalah, kehadiran Yesus untuk menyelamatkan orang berdosa, tetapi, untuk mencapai keselamatan tersebut perlu adanya pertobatan dan perbaikan diri.
Sama halnya seperti kita saat ini yang sudah menerima banyak berkat dan penyertaan Tuhan dalam hidup, seburuk apapun dosa yang kita lakukan, tuhan Yesus selalu setia untuk menunggu kita bertobat dan kembali kepada Yesus.
Perlu kita ingat selalu bahwa komunikasi yang kita lakukan dengan Tuhan merupakan komunikasi dua arah, sehingga Jangan sampai kita hanya terpesona oleh Keagungan Tuhan namun tidak sampai bertobat untuk kembali mendekat kepada Tuhan.
Doa Renungan Harian Katolik
Tuhan Yesus terima kasih karena telah mengampuni dosa-dosa kami. Kami ingin terus belajar agar kami dapat mengalami pertobatan yang sejati. Amin.
Demikianlah renungan harian katolik hari ini. Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini kumpulan doa
