Info Katolik

Aneka Info Seputar Katolik

Menu

Siapa yang Pantas Menilai Aku?

March 26, 2020 | Sejenak Eling

Bergengsikah pekerjaan Anda?

Orang yang peduli terhadap status, tidak usah lagi bingung tentang status mereka. Syukurlah telah ada urutan gengsi pekerjaan yang telah diciptakan oleh para guru besar UCLA. Dokter menempati urutan teratas dalam daftar urutan gengsi pekerjaan itu. Diikuti oleh pengacara dan dokter gigi, sedangkan para penerima santunan kesejahteraan menempati urutan terendah. Urutan gengsi pramugari lebih tinggi daripada polisi, dan akuntan lebih tinggi dari rohaniwan.

Dan para guru besar berada di urutan mana?

Mereka berada di urutan atas – bersama dengan para dokter.

***

Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar!
Ini adalah kata-kata Yesus untuk menegaskan tentang siapakah Diri-Nya. Bahwa bukan Dia sendiri yang memberi kesaksian melainkan Yohanes dan Bapa di surga.
“Ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.”

Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi; termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihatNya dan yang didengarNya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksianNya itu.
Siapa yang menerima kesaksianNya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.
Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengkaruniakan RohNya dengan tidak terbatas. Inilah kesaksian Yohanes.

Bacaan Injil hari ini Yesus berusaha meyakinkan orang tentang diri-Nya. Dengan berbagai cara Ia menegaskan bahwa Dia adalah Anak Allah. Sebagai Anak, Ia memiliki hubungan yang sangat dekat bahkan memiliki kesatuan yang tak terpisahkan dengan Bapa. Namun kata-kata-Nya belum membantu kita untuk semakin percaya, akhirnya Ia hanya mengatakan, “Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.” Yesus menegaskan bahwa kesaksian yang paling utama tentang diri-Nya sebagai Anak Allah adalah pekerjaan yang Ia lakukan, yakni melaksanakan kehendak Bapa.

Secara sederhana Yesus ingin mengatakan bahwa, “Kesaksian Aku sebagai Anak Allah bukan keluar dari mulut-Ku tetapi dari kesaksian orang lain dan dari Allah sendiri, dan itu tercermin dari pekerjaan yang Aku kerjakan sekarang”.

Renungan Harian lainnya dapat dibaca di Sejenak Eling

Related For Siapa yang Pantas Menilai Aku?