- 1. Bacaan Pertama Yeremia Bab 17 : ayat 5 – ayat 10
- 2. Renungan harian katolik hari ini Pembacaan dari Kitab Yeremia :
- 3. Mazmur Tanggapan Mazmur 1:1-2.3.4.6
- 4.
- 5. Bait Pengantar Injil Lukas Bab 8 : ayat 15
- 6. Bacaan Injil Lukas Bab 16 : ayat 19 – ayat 31
- 7. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas :
- 8. Renungan Harian Katolik Singkat
- 9. Doa Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis, 4 Maret 2021
Renungan harian katolik untuk hari ini, marilah kita mempersiapkan diri dan hati kita
Bacaan Pertama Yeremia Bab 17 : ayat 5 – ayat 10
Renungan harian katolik hari ini Pembacaan dari Kitab Yeremia :
Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan Mazmur 1:1-2.3.4.6
Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan pada Tuhan
- Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. - Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
- Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Bait Pengantar Injil Lukas Bab 8 : ayat 15
Berbahagialah orang, yang telah mendengar Firman Tuhan, menyimpannya dalam hati yang baik dan menghasilkan buah dalam ketekunan.
Bacaan Injil Lukas Bab 16 : ayat 19 – ayat 31
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas :
“Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Renungan Harian Katolik Singkat
Ilnjil pada hari ini mengisah persiapan hati orang kaya dan Lazarus dalam menghadapi kematian adalah pada waktu hidup, bukan sesudah kematian itu datang. Pada waktu hidup orang kaya itu hidup mewah dan senang, sedangkan Lazarus sebaliknya masih miskin dan menderita. Teta[i sesudah mati, Lazarus hidup senang dipangkuan Abraham, tetapi orang kaya itu justru menderita sengsara di alam maut.
Lazarus mampu hidup senang saat di Firdaus karena ia telah mempersiapkan diri untuk hari esok saat masih hidup, dan ia tetap percaya dan hidup bernan kepada Allah.
Kisah itu mampu mengajarkan kita bahwa melakukan perbuatan yang baik kepada sesama untuk memuliakan Tuhan dilakukan sewaktu kita masih hidup. Orang kaya itu sewaktu hidup ia tidak menggunakan harta yang melimpah untuk dipakai dalam memuliakan Allah. Ia justru hidup bersenang-senang dan melupakan tugas dan tanggungjawabnya itu. Hatinya tidak tergerak ketika melihat Lazarus miskin mengambil remah-remah makanan di bawah kolong mejanya.
Sudah sesharusnya saat kita masih hidup, kita harus bertobat dan menerima anugerah keselamatan yang sudah Tuhan sediakan.
Doa Renungan Harian Katolik
Ya Tuhan, sadarkanlah kami selagi kami masih bisa bernafas untuk selalu memuliakan nama-Mu, agar nantinya kami dapat hidup juga dengan kekal bersama-Mu di Surga. Amin
Demikianlah renungan harian katolik hari ini. Untuk meningkatkan kesiapkan kita sambilah kita berdoa yang tersedia disini kumpulan doa